Next hero setelah helcurt who???

thumbnail

Dua hari yang lalu telah keluar hero baru di mobile legends bang-bang yaitu Helcurt tipikal assasin.. tipikal hero apa yang bakal dirilis oleh moonton??? tank? Marksman? Figther? Support? Mage? Atau assasin? Yaaah hero selanjutnya yang akan rilis ialah Fasha tipikal mage.. hero ini ultinya begitu menakutkan durasinya cukup lama yaitu 13 detik

Hero imut tapi menakutkan!!!

thumbnail

Haiii.... bagi penggemar mobile legends pasti tidak asing dengan hero imut satu ini... yah dialah digger.. salah satu hero support yang cukup merepotkan bagi lawan karena bisa mengcounter segala jenis serangan... bahkan di kontes arena nasional digger langganan di banned karena cukup merepotkan.

Boim preman pensiun

thumbnail
Boim preman pensiun menghadiri acara satu dasawarsa vespa antique club serang di anyer...

Ngopi terus sampe kapan pun.

thumbnail
Gara gara kebanyakan ngopi perut jadi kembung.  Entah udah berapa gelas semalam, duduk di depan komputer atau di depan tembok memang menjadikan kita lupa waktu dan lupa berapa gelas kopi yg kita minum. Efek dari semua itu ya kalo ga bisa tidur pasti perut ngeblekbek. .

Tapi walaupun perut kembung. Mata melek terus. Ngopi mah jangan sampai berenti, ngopibterus sampe mampus ( kata sendi) kalo gabhabis duit atau pohon kopi nya habis baru bisa ngeberebtiin kita ngopi.

Jengkol is the best...

thumbnail
Serba mandiri. Itulah kehidupan para lajang . Mulai dari makan. Minum tidur cuci baju sampai mandi pun sendiri. Berbicara makan kami tak selalu membeli makanan langsung matang di warung ato warteg. Kalo lagi banyak uang saja kami makan makanan langsung mateng, selebihnya ya makan mi instan ato masak sendiri.

Kali ini kami memasak menu yang sangat spesial, yaitu jengkol goreng dan semur jengkol. Menu yang satu ini memang favorit kami. Selain rasanya yang enak jengkol goreng dan semur jengkol bisa bikin kita bertenaga. Hanya saja sisa sisa makan yang bikin semua pada protes... yaitu bau nya, entah bau lencing ala jengkol atau bau mulut ala jengkol.

Menu masakan kali ini di masak oleh koki zaki zainal arifin, pemuda kelahiran menes 20 tahun silam yang pandai mengolah berbagai menu masakan dari bahan dasar jengkol.  Mulai dari jengkol kukus balado. Jengkol goreng. Semur jengkol sampai krupuk jengkol anjrit.  Dan tentunya semua masakan enak.

Selagi artikel ini ditulis kami sedang memask menu jengkol dan menunggunya nasi kami matang..
Jadi iseng iseng posting dah.

Peralatan masak baru !

thumbnail

Ok luar biasa sekarang kantor progres news sudah punya alat memasak yang cukup lengkap tinggal kokinya aja yang belum dicari koki handal yang mau mengolah masakan di kantor progresif.com dan kali ini saya sebagai orang yang menulis sendiri  juga sudah ditemani oleh seorang penulis baru Rahardian anugraha Dia itu orang sungguh luar biasa lah pokoknya
Pokoknya pokoknya Terima kasih banyak untuk semua yang ada di sini terima kasih juga buat sendi atau anugeraha.

Suara gaduh di kos kosan

thumbnail
Siang di hari sabtu ini saya dan teman teman baru pada bagun terusik sama suara suara aneh yang dari tadi ga brenti brenti.

Setelah di tengok ke luat kamar koskosan ternya ada dua sosok adik dan kaka yang lagi beres beres kosan. Mereka keliatan sangat mesra, sang kaka cuci piring dan sang adik cuci kipas angin.

Cuma satu kata buat kalian berdua, luar biasa sekali.... udah bikin kosan bersih lagi dan wangi lagi,

Nongkrong tiap malem di wifi corner

thumbnail
Tiap malem kerja annya cuma intetnetan aja di tempat ini
Kalo ga download ya striming film. Padahal di kosan ada wifi.  Tp asa males bgt kalo ngerjain apa apa di kosan (ps).

google is the best

thumbnail
hari ini adalah hari ulang tahun saya, saya begitu kaget bahwa semlam pukul 12 llewat semenit google memberi ucapan slemat ulang tahun di halaman depan search engine google, luar biasa, terharu lah pokonya, oya ini bisa terjadi karena saya sedang login di akun g-mail saya.

mau liat gambar atau scrensut nya....


satu kata buat google    terimakasih banyak udah inget ulangtahun saya di saat yang lain pada lupa :)

Dari Shark Attack Survivor to Shark Advocate: Temui Mike Coots

thumbnail


    Penyerang serangan hiu dan amputasi Mike Coots (@mikecoots) tidak takut dengan hiu. Saat berusia 18 tahun, Mike diserang hiu harimau saat berselancar di lepas pantai kota asalnya Kilauea, di pantai utara pulau Kauai di utara; Mike butuh waktu lima minggu untuk pulih dari kecelakaan fatal, yang mengakibatkan kaki diamputasi. "Bagian tersulit tidak kehilangan anggota badan," kata fotografer dan surfer yang masih avid, yang dilengkapi dengan kaki palsu serat karbon. "Itu keluar dari air."

Hampir 20 tahun setelah serangan tersebut, Mike lebih merupakan pecinta hiu daripada sebelumnya, dan telah mengabdikan hidupnya untuk menjadi advokat mereka. "Saya suka keindahan mereka yang masih hidup kepunahan massal," ia menjelaskan. "Mereka telah hidup lebih lama dari dinosaurus. Mereka lebih tua dari pohon. Seluruh bumi telah musnah, spesies telah benar-benar lenyap, dan hiu telah ada dan bertahan melalui itu. Saya percaya, sangat kuat, bahwa mereka ada di sini karena suatu alasan. "

sumber  blog.instagram.com

Vicky's Donuts: Donat Vibrant dengan Beberapa Kreativitas yang ditaburkan di

thumbnail


   Rencana Vicky Graham A adalah membuka toko donat dan kopi yang sederhana dan otentik. Tapi kemudian dia mulai bereksperimen, dan orang menyukai apa yang dia hadapi. Kemudian permintaan khusus mulai mengalir - yang dengan cepat berubah menjadi Plan B, Vicky's Donuts (@vickysdonuts), toko donat East London berusia dua tahun yang telah memenangkan penghargaan uji rasa. "Saya tidak berpikir orang benar-benar telah melihat hal seperti itu sebelumnya, dan ini benar-benar bekerja," kata Vicky tentang warna cerah dan kombinasi uniknya. "Saya belum melihat ke belakang!"

  Vicky tidak puas dengan satu rasa atau desain. Sementara dia kadang-kadang menciumkan donatnya dengan bunga-bunga yang bisa dimakan atau daun emas, dia tidak menghindar dari makanan favorit lama, seperti glasir coklat dengan taburan. Dan dia sering memimpikan desain dan bentuk yang tidak konvensional, seperti irisan yang dihias agar terlihat seperti irisan pizza pepperoni atau cincin yang dicelupkan ke lapisan gula kapur dan bergaris putih untuk meniru bola tenis. "Mereka benar-benar menyenangkan untuk dilakukan," kata Vicky dari ciptaannya. "Dan karena mereka digoreng, waktu tunggunya adalah dua menit - kepuasan instan!"

sumber

Mengejar Rumah dengan wartawan foto Mesir (potret)

thumbnail

  Mohammed Elshamy (@amshamyme) masih mencari rumah. Lahir di Kairo, dibesarkan di Lagos dan bekerja di seluruh dunia sebagai jurnalis foto sejak usia 17 tahun, dia mengingat kehidupan sebagai orang luar. “Ketika saya baru berumur beberapa minggu, keluarga saya pindah ke Afrika Barat, di mana saya menghabiskan sebagian besar tahun-tahun formatif saya. Di Nigeria, saya pergi ke sekolah negeri dan, meski menjadi orang Afrika, saya tidak akan pernah merasa diterima di tempat yang paling banyak menghabiskan hidup saya – saya tidak terlihat seperti saya. ”
Kini 23 tahun dan berbasis di New York, Muhammad lelah, tapi tetap mengejar perjalanannya. “Sangat menantang untuk menjadi seorang Muslim Arab selama munculnya suara-suara ekstrem di seluruh dunia yang menyerukan pengungsian pengungsi, kekerasan terhadap umat Islam dan meminggirkan minoritas dan populasi rentan,” katanya. “Tapi saya merasa sangat penting untuk menyaksikan dan mendokumentasikan era yang gelap tapi bersejarah ini.” #WhereIComeFrom

h+2 lebaran

thumbnail
 seperti biasa , seperti pada lebaran pada tahun sebelum sebelum nya tradisi salamsalaman sekampung setelah solat id telah berlalu,, dua hari setelah tradisi itu saya mencoba duduk di bawah pohon( kali ini pohon dekat menara banten lama, seketika terfikir, ko makam sultan ato wali ga pernah sepi yah, dai hari hari biasa pun rameh terus, apalagi di hari raya kaya begini, dari pagi saya duduk sampe jam setengah 12 siang, sampe bt, cuma liat liat orang lewat, entah knapa, saya merasa hari ini ga bermakna, yah pokonya ga bermakna, karna saya sering bangun siang, apa hari hari lain ga bermakna??

  Pulang, pada ahirnya saya memutuskan untuk pulang saja lah, udah panas, rameh sumpek, udah gitu di kira mamang parkir lagi, (padahalkan lagi ga markirin motor, libur dulu).....
ditrngah perjalanan pulang saya bertemu seorang wanita cantik, sebut saja si z, motornya mogok , kejebak macet katanya, ahirnya saya setepin sampe penjual bensin eceran......
setelah sampe sa

H-2 sebelum lebaran di curigai tetangga jauh kosan

thumbnail


      tepat pukul 10.23 saya dan penghuni kosan yang masih konsisten menetap di kosannya walapun waktu menunjukan h-2 sebelum lebaran, masih pada belum bangun, ya.. semaleman sampe sahur pada nge-PES 13, di situ saya sendiri yang masih bangun, saya kaget ada yang ngetok-ngetok pintu kosan,, saya pikir tetangga kosan yang lain sudah pada pulang kampung, abis itu saya buka pintu, ternyata eh eh ada tetangga kosan ujung jauh....... anehnya si tetangga nanyain ke saya remot ac nya hilang, mas tau ga katanya, eh buset kan.. kaya iya aja gw nyimpen nyimpen remot ac orang, saya jawab aja , kemaren sih saya liat mas, tapi senkarang engga, nanti saya pikirin lagi yah, kali kali aja sekarang saya liat, 

mendengar jawaban saya tetangga kos tadi berterimakasih dan tersenyum, abis itu pergi dah tuh orang, ..... ada ada aja.. sekian dan terimakasih




//besok saya harus pulang//
thumbnail
 
Derita numpang di kosan orang, awal masuk kuliah di saah satu kampus besar di banten, saya ngekosa di pusat kota sarang, kehidupan di serang semuanya biasa biasa saja, dari orang orang nya yang biaasa biasa saja, tata kota nya yang biasa biasa biasa saja, alun alun nya yang biasa saja, orang orang nya yang biasa saja, sampe sampe orang buang sampah sembaarangan pun di anggap biasa, ya namanya juga biasa biasa saja sudah barang tentu semua serba biasa, di serang itu saya sudah biasa kepanasan, suadah biasa di tipu(sering ada orang naik motor kalo belok ga make lampu send), sudah biasa di hina, sudah biasa di maki, sudah biasa di bilang cowo biasa biasa saja, sudah biasa di tinggal sama pacar yang tampangnya pun biasa biasa saja, sejak jaman maasih pacaran sampe udahan pun kisah cinta saya dengan pemudi serang(sebut saja orang biasa) itu biasa biasa saja, aneh kan, ya begitulah..

  Sekarang saya sudah ga ngeko lagi, sekarang saya numpang di koskosan senior saya, tau lah enak ga enaknya numpang di kosan orang, yang pasti ga bayar, dari mulai bayar listrik kaga, bayar air juga kaga, bayar sewa kos juga kaga, yang bikin enaknya lagi, makan pun saya kaga ngeluarin uang sepeserpun, ya karena memang kondisinya sih yang bikin gitu, wkwkwkwkw... Kalaupun ada mungkin saya sudah bayari tuh kosan, sampe kosan sebelah pun saya bayaaarin, bapak sama ibu plus anak cewenya lah ekalian saya bayarin (kalobisa wkwkwk), tapi aapa daya lah, namanya juga orang kelas bawah ke bawah, Tapi nantikan ketika aku berada di posisi yang dimana untuk memenuhi kebutuhan dasar saja sudah berlebih, duhh kapan yah waktunya, tuggu ya sobb, semua utang plus kemaren kemaren bahkan dari kenmaren kemaren nya kemaren kemaren kemaaren nya lagi aku ganti (hehe)




Aduh, saya ini posting apa an sih, sungguh ga jelas..plis deh..... Janghan baca postingan ini yah





















Kisah mengharukan 100 hari tak mampu memandang wajah suami

thumbnail
Kisah mengharukan 100 hari tak mampu memandang wajah suami

Empat tahun sudah keduanya menikah. Namun pasangan suami istri itu belum juga dikaruniai buah hati. Mulanya mereka tidak merasa ada masalah. Namun saat terdengar bisik-bisik tetangga, sang istri mulai resah. "Kok belum punya anak ya mereka. Yang punya masalah suami atau istri?" kalimat-kalimat itu sampai juga di telinga mereka.
Kisah mengharukan 100 Hari Tak Mampu Memandang Wajah Suami
Akhirnya suami istri itu pergi ke dokter. "Mohon bersabar pak," kata dokter kepada pria itu sambil menyerahkan hasil lab. "Istri anda mandul dan agaknya tidak ada harapan untuk bisa hamil."
"Kalau begitu, jangan sampaikan ini kepadanya Dok"
"Maksud Anda?"
"Saya khawatir itu akan melukai perasaannya. Dokter katakan saja kalau saya yang mandul"
"Tidak bisa begitu. Anda kan tidak ada masalah"
Cukup lama mereka berbincang, hingga pria tersebut berhasil meyakinkan dokter untuk mengatakan sesuai keinginannya.
Entah bagaimana ceritanya, tetangga-tetangga yang dulu bertanya siapa diantara suami istri itu yang bermasalah akhirnya mendengar bahwa pria itu mandul. Kabar itu juga sampai kepada kerabat mereka. Kasak kusuk pun semakin kencang. Meski demikian, rumah tangga keduanya masih bertahan. Hingga suatu hari, lima tahun setelah hasil lab itu, wanita itu tak dapat lagi bersabar.
"Sembilan tahun sudah kita berkeluarga, dan selama itu aku dapat bersabar. Sampai-sampai para tetangga kasihan melihatku dan mengatakan 'kasihan yang wanita shalihah itu. Ia telah bersabar hidup bertahun-tahun dengan suaminya yang mandul.' Terus terang, aku ingin menggendong anak, mengasuh dan membesarkannya. Kini aku tak dapat lagi memperpanjang kesabaranku. Tolong ceraikan aku agar aku bisa menikah dengan laki-laki lain dan mendapat anak darinya," kata wanita itu kepada suaminya.
Sang suami dengan sabar mendengar tuntutan itu sambil menasehatinya. "Ini ujian dari Tuhan sayang… Kita perlu bersabar…"

Mendengar nasehat tersebut, emosi istri sedikit mereda. "Baiklah, aku akan bersabar. Tapi hanya satu tahun. Jika berlalu masa itu dan kau tidak juga memberiku keturunan, ceraikan saja aku."
Selang beberapa hari, tiba-tiba wanita itu jatuh sakit. Hasil lab menunjukkan, ia mengalami gagal ginjal. "Ini semua gara-gara kamu," kata wanita itu kepada suaminya yang saat itu menungguinya di rumah sakit, "Aku terus menahan sabar karenamu. Inilah akibatnya. Sudah tidak punya anak, kini aku kehilangan ginjalku."
"Apa? Kau akan pergi ke luar negeri?" kata wanita itu dengan nada tinggi, esok harinya ketika sang suami berpamitan kepadanya. Entah bagaimana perasaannya, ia yang kini bad rest di rumah sakit harus berjuang sendiri tanpa suami.
"Ini tugas dinas, Sayang. Dan sekaligus aku akan mencari pendonor ginjal buatmu"
Beberapa hari kemudian, wanita itu mendapatkan kabar gembira bahwa telah ada seseorang yang mau mendonorkan ginjalnya. Tetapi dokter merahasiakan namanya.
"Orang itu sungguh baik, Dokter. Ia mendonorkan ginjalnya untukku tanpa mau diketahui namanya. Sementara suamiku sendiri, ia justru pergi ke luar negeri, meninggalkanku sendiri," mata dokter yang mendengar komentar itu berkaca-kaca. Ia tahu persis siapa yang mendonorkan ginjal untuk wanita itu.
Dengan izin Tuhan, operasi berhasil dengan baik. Wanita itu sembuh. Dan yang lebih menakjubkan, tak lama kemudian ia hamil, lalu melahirkan seorang bayi yang lucu. Ucapan selamat datang dari kerabat dan tetangga. Kini bisik-bisik itu telah selesai. Dan kehidupan rumah tangga keduanya pun normal kembali.
Suatu hari saat sang suami dinas luar, tak sengaja wanita itu menemukan buku harian suaminya di atas meja. Mungkin karena terburu-buru, sang suami itu lupa menyimpannya seperti biasa.
Betapa terkejutnya wanita itu membaca halaman demi halaman episode rumah tangga yang selama ini tak diketahuinya. Bahwa ternyata yang mandul adalah dirinya. Bahwa pendonor ginjal itu adalah suaminya sendiri. Ia pun menangis sejadi-jadinya. Hampir pingsan ia menyadari kekeliruannya selama ini. Ia yang tak tahan dan ingin minta cerai, padahal suaminya lah manusia paling sabar yang ia temui. Ia kesal dengan suaminya yang pergi saat ia operasi, padahal suaminya terbaring lemah saat itu demi menghibahkan satu ginjal untuknya.
Ketika sang suami pulang, wanita itu tak mampu memandang wajahnya. Ia tertunduk malu. Hampir seratus hari lamanya, ia terus begitu. Malu di depan pria yang paling dicintainya dan paling berjasa dalam hidupnya.









Jeruk Segede Upil

thumbnail




Suatu hari ada seorang ibu yang ingin membeli jeruk. Maka pergilah dia ke pasar dan langsung mendatangi pedagang jeruk.


Ibu: “Bang, jeruknya manis ngga?”


Pedagang: “Manis dong bu, kalau ngga manis saya kasih gratis deh.”


Ibu: “Beneran ya, bang. Awas kalau bohong!”


Pedagang: “Beneran bu.”


Ibu: “Berapa nih, sekilonya?”


Pedagang: “Sekilonya 10 ribu saja, bu.”


Ibu: “Ah, mahal banget. Masa jeruk segede upil gini harganya 10 ribu?”


Pedagang: “Eh, bu. Ibu jangan sembarangan. Kalau upil ibu bisa segede jeruk ini, saya beli 20 ribu!!”


Ibu: “@#$!%^**()”

Sumber: https://id.crowdvoice.com/posts/jeruk-segede-upil-2K2E
x